
Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) melalui kolaborasi Program Studi Teknologi Pangan dan Program Studi Manajemen melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada 8 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Program PkM Tahun Anggaran 2026, dengan fokus pendampingan kelompok ibu tani dalam mengembangkan hasil pertanian lokal menjadi produk saus sambal bernilai tambah.
Bertempat di Kantor Desa Sukanagalih, kegiatan tersebut diikuti oleh 16 orang ibu tani serta dihadiri oleh Kepala Desa Sukanagalih, H. Dudung Djaenudin, S.IP., dan Sekretaris Desa Sukanagalih, Agus Misbah. Kegiatan tersebut bagian dari keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat yang sebelumnya telah dilakukan di wilayah tersebut.
Desa Sukanagalih, khususnya Kampung Cibeureum, memiliki potensi hasil pertanian berupa cabai merah, cabai rawit, dan tomat. Selama ini, sebagian hasil pertanian masih dipasarkan dalam bentuk segar sehingga nilai tambah yang diperoleh masyarakat belum optimal. Melalui pengolahan menjadi saus sambal, komoditas lokal tersebut diharapkan dapat memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi sekaligus membuka peluang pengembangan usaha bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai standardisasi proses pengolahan dan pengemasan, legalitas serta umur simpan produk pangan, strategi promosi digital, dan fotografi produk. Materi disampaikan oleh tim UAI yang terdiri dari Sarah Giovani, S.TP., M.Sc., M.Agr. dan Nadya Mara Adelina, S.T.P., M.Agr. dari Program Studi Teknologi Pangan serta Anggun Pratiwi, S.E., M.Sc. dari Program Studi Manajemen. Mahasiswa UAI turut terlibat dalam pendampingan praktik pengolahan dan pembuatan foto produk.
Selain memperoleh pengetahuan, peserta juga mengikuti praktik langsung pengolahan saus sambal dan pemotretan produk. Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas produksi, UAI menyerahkan mesin pelumat/chopper GETRA dan filling machine WILLMAN untuk membantu meningkatkan efisiensi proses pengolahan dan pengemasan. UAI juga menyerahkan mini studio foto beserta properti pendukung untuk membantu kelompok ibu tani menghasilkan materi visual produk yang lebih menarik dan profesional guna menunjang pemasaran digital. Kolaborasi lintas program studi ini menunjukkan komitmen UAI dalam menghadirkan pendampingan masyarakat yang terintegrasi, mulai dari peningkatan keterampilan pengolahan pangan hingga pengembangan usaha dan strategi pemasaran. Melalui kegiatan tersebut, kelompok ibu tani Desa Sukanagalih diharapkan semakin terampil dan mandiri dalam mengolah potensi pangan lokal menjadi produk yang aman, berkualitas, bernilai tambah, dan berdaya saing.


